PENGHASILAN AKTIF dan PENGHASILAN PASIF
Penghasilan pasif disebut juga residual income, atau laba residu atau disebut juga laba bersih kalau di sebuah perusahaan, yang kemudian dinikmati oleh pemilik perusahaan. Artinya harus ada kerjanya dulu sebelum laba itu diperoleh. Secara individu, kerjanya bisa bermacam macam, misalnya :
1. Kita mengarang lagu. menyanyikan lagu atau menulis buku. Setelah itu mendapat royalty dari buku atau lagu yang dinyanyikan atau di dengar pihak lain.
2. Kita membangun perusahaan, menciptakan sistemnya sehingga perusahaan itu bisa berjalan sendiri.
3. Kita membeli bisnis waralaba, kemudian bisa menikmati keuntungannya.
4. Kita membangun sebuah bisnis networking, atau disebut juga jaringan konsumen loyal. kemudian kita menikmati keuntungan dari pembelian mereka atas produk perusahaan mitra.
5. Kita membeli sapi dan menitipkannya, kita membeli saham, kita menabung uang di bank dan sebagainya, kemudian kita menikmati hasilnya.
Jika Anda ingin mengetahui apakah yang Anda peroleh itu penghasilan pasif atau aktif, maka tinggalkan usaha atau investasi itu selama 1 tahun atau 2 tahun tanpa bisa dihubungi kecuali rekening yang terbuka. Jika selama ditinggal itu usaha Anda semakin maju atau masih hidup, berarti tanpa bekerja secara fisikpun Anda masih mendapat penghasilan dan itulah penghasilan pasif. Tetapi jika setelah ditinggal karyawan Anda seperti ayam yang kehilangan induknya, sehingga kinerja perusahaan menurun, maka sebenarnya itu bukan penghasilan pasif tetapi penghasilan aktif..
Untuk mengetahui darimana kita bisa mendapatkan penghasilan aktif dan pasif, video CASHFLOW QUADRANT bisa menjelaskan.




0 komentar:
Post a Comment