Pengasuh yang dilakukan setiap orang di rumah masing-masing sudah dipastikan akan banyak cara,gaya dan pola yang berbeda.Bermacam-macam mengasuh pada anak itu atas dasar naluri kebaikan,karna manusia diciptakan dalam keadaan baik,maka wajar setiap anak apabila dikembangkan dengan hal-hal baik akan menjadi manuisa yang baik.
Namun manusia dalam perjalanannya memiliki situasi dan kondisi yang berbeda dari cara,gaya,serta pola pengasuhan sesuai dengan kapasitas masing-masing orang tua.Maka apabila orang tua membuat pengasuhan pada anak dengan cara dan pola penyayang anak akan membentuk karakter yang penyayang.
Ada beberapa yang harus dijaga dalam pengasuhan anak rumah,salah satunya di antaranya adalah:
1. Komitmen
anggota keluraga
2.
Komitmen orang tua terhadap aturan dalam rumah
3.
Komitmen anak-anak dalam kedisiplinan aturan di rumah
4.
Dibudayakan sanski yang memiliki nilai edukasi
5.
Budayakan komunikasi verbal dengan seluruh anggota keluraga
6.
Budayakan musyawarah setiap memutuskan persoalan anak di rumah.
Hal-hal diatas merupakan pola pengasuhan yang harus menjadi dasar ketika dirumah proses pengasuhan anak dibawah umur memerlukan kerjasama anggota keluraga mulai komitmen personal,aturan dan sanksi yang dijadikan sebagai aturan tida tertulis maupun tertulis
Karna Apabaila anak dilakukan dirumah dengan cara cara.yang baik dan dilandasi ajaran-ajaran yang bernuasa religious dan humanis,maka kehidupan rumah tangga dalam satu keluarga akan menjadi keluarga yang marhamah.
Proses pengasuhan di rumah bernuasa humanis-religious harus disesuaikan dengan tahapan-tahapan psikologis anak,karna sebaik-baiknya ajaran belum tentu diterima dan diserap langsung oleh anak.Ini dikarnakan proses transfer itu membutuhkan faktor pendukung yang diharapkan adalah faktor positif.
Adapun tahapan-tahapan psikologis dalam pengasuhan anak di rumah yaitu ;
1. Perkembangan fisik
yang memperhatikan kondisi besar kecilnya tubuh dengan proporsi ideal,pertumbuhan tulang pertumbuhan otot-otot,serta pertumbuhan -pertumbuhan anggota tubuh lainya yang sesuai fungsi anggota tubuhnya.Perkembangan fisik juga banyak dipengaruhi oleh
beberapa hal,seperti pengaruh genetik dalam keluarga makanan (gizi) gangguan emosional jenis kelamin sukubangsa kecerdasaan,ststus sosial ekonomi kesehatan tubuh.Pertumbuhan fisik dalam diri manusia akan sesuai dengan lingkungan yang ada disekitarnya termasuk hal- hal yang mempengaruhi dirinya.
2 Perkembangan motori
yakni perkembangan yang melatih fungsi-fungsi anggota tubuh ,seperti kekuatan jari tangan,telapak tangan ketika merangkak,serta kaki-kaki memiliki kekuatan dalam proses berjalan sendiri,Hal-hal yang mempengaruh
perkembangan motorik sehingga perkembangan motorik anak menjadi baik yakni kesehatan yang baik katarisis emosinal kemandirian hiburan diri sosialisasi dan konsep diri yang jelas.Pendekatan dalam mengembangkan motorik pada anak yanki dengan belajar mencoba(trial and error)meniru(imatiasi)dan pelatihan ( training)
3 Perkembangan bahasa
Yakni perkembangan yang dilihat dari aspek tumbuh kembang dalam berbicara yang dilihat dari aspek tumbuh kembang dalam berbicara anak-anak usia dini,Hal-hal yang penting dalam pengembangan berbicara padaanak,yaitu persiapan fisik pada area mulut persiapan mental pada kematangan otok model imitasi yang baik kesempatan untuk berpraktek motivasi,atau dorongan,dan bimbingan
Contoh yang berkaitan dengan perkembangan bahasa pada anak dengan kategorisasi umum dan khusus seperti kata benra ibu atau bapak.
4 Perkembangan sosial-emosional
perkembangan yang didasarkan pada hasrat dan kebutuhan pribadinya untuk mengembangkan relasi dengan yang lainya.Hal-hal yang dapat dijadikan standar dalam perkembangan sosial emosional anak yaitu situasi dan kondisi komuikasi
anggota keluraga expresi kebahagian dengan ketawa atau senyum,menangis karna kesal,kecewa serta sedih dan menolak atau menerima ajakan seseorang
Dengan itu semua anak,-anak dapat melihat ketulusan dan kebencian seseorang yang mengajak melakukan interasksi dengan anak tersebut
5) Perkembangan kognitif
memberikan informasi-informasi positif serta menraik untuk menambah pembendaharaan kata sebagai dasar untuk lebih banyak diketahui,Nalar intelektual anak secara kognitif masih terbatas
karna usia dini syaraf-syaraf otaknya belum memadai untuk memilih dan melilih secara objektif-rasional.Pengetahuan yang hanya sebatas pada kebutuhan yang bersifat praktis dan pragamatis
Penulis :
Ayahanda Aria Qiban




0 komentar:
Post a Comment